YOGYARAYA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di kota-kota besar di Indonesia berpotensi cerah berawan hingga hujan ringan pada Kamis siang.
Dalam laman resmi BMKG, cuaca berawan diprakirakan terjadi di sejumlah daerah, yakni:
Banda Aceh, Denpasar, Serang, Bengkulu, Yogyakarta, Jakarta Pusat, Bandung, Surabaya, Tarakan, Kendari, dan Kota Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara hujan ringan diprediksi bakal terjadi di Gorontalo, Jambi, Pontianak, Palangkaraya.
Samarinda, Pangkalpinang, Ternate, Mamuju, Manado, Padang, dan Medan.
Baca artikel lainnya di sini : Semarang Cuaca Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia untuk 20 Desember 2023
Adapun Semarang, Ambon, Mataram, Jayapura, Manokwari, dan Makassar cuaca diprediksi berawan.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Kota-kota lainnya seperti Banjarmasin, Tanjung Pinang, Kupang, Pekanbaru, dan Palembang diprediksi hujan lebat disertai petir hingga hujan sedang.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Lihat juga konten video, di sini: Sebanyak 11 Orang Pendaki Gunung Marapi Meninggal Dunia dan 28 Pendaki Selamat, Dampak Erupsi
“Waspadai untuk wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jawa dan Sumatera bagian selatan itu”.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Setelah Natal hingga sampai setelah tahun baru, awal bulan. Itu potensi hujan lebat bisa sampai ekstrem dapat disertai angin kencang,” ujar Dwikorita.
Ia mengatakan cuaca ekstrem tersebut merupakan dinamika atmosfer akibat posisi Indonesia yang diapit dua benua dan dua samudera.
Ia menambahkan potensi cuaca ekstrem juga perlu diperhatikan sebelum perayaan Natal.
Terutama di wilayah utara Indonesia, yang berbatasan dengan daerah khatulistiwa.
“Namun, sebelum Natal, perlu kewaspadaan di wilayah Indonesia bagian utara, terutama di Utara khatulistiwa, Sumatera Utara, Aceh, dan Kalimantan,” kata dia.
Selain cuaca ekstrem, Dwikorita juga menyebut bahwa selama musim Natal dan Tahun Baru ini terdapat potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia, Pasifik, dan Selat Sunda.***
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut










