“Yiwu” Memukau Dunia pada Tahun Kuda

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YIWU, Tiongkok, 19 Februari 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari Yiwu Media Convergence Center:


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di panggung Pesta Imlek Tahun Kuda 2026 yang digelar oleh CMG (China Media Group), Yiwu tampil memukau selama delapan menit dengan memperlihatkan vitalitas perdagangan, semangat inklusif, serta keajaiban pembangunan kota tersebut kepada audiens global. Meski bukan pertama kalinya menjadi sorotan internasional, penampilan tersebut kembali membangkitkan ketertarikan dunia terhadap kota setingkat kabupaten di Tiongkok tersebut.

Di media sosial, topik terkait Yiwu terus ramai dibicarakan, mulai dari Olimpiade Musim Dingin Milan dan Piala Dunia FIFA 2026 hingga fenomena viral "KuKu Ma" (Kuda Menangis).

Didukung jaringan perdagangan luar negeri Yiwu, "KuKu Ma" dengan cepat mendunia. The Straits Times asal Singapura menilai tren ini sebagai bukti bahwa sektor manufaktur Tiongkok semakin memahami emosi konsumen, sekaligus mencerminkan peningkatan kualitas industri. PR Newswire juga melaporkan bahwa produk "Made in Yiwu" terus menjangkau rumah tangga di seluruh dunia.

Setelah penayangan program Pesta Imlek Tahun Kuda 2026 edisi Yiwu, minat internasional meningkat tajam. Para penonton menyebut Yiwu sebagai kota yang "Ramah", "Inspiratif", dan "Negeri Impian", bahkan banyak yang mengatakan, "Saya ingin berkunjung ke Yiwu pada tahun ini". Seorang warga negara asing yang tinggal di Yiwu dengan bangga menyebut dirinya sebagai "Yiwuise" sehingga menginspirasi orang lain untuk mengikuti jejaknya.

Menjelang Imlek, video promosi Yiwu juga ditayangkan di layar-layar publik yang tersebar di 20 negara di lima benua. Dari pasar jalanan hingga "Supermarket Dunia", video promosi tersebut menampilkan Global Digital Trade Centre, pabrik mobil energi baru, serta layanan Kereta Cepat Tiongkok-Eropa (China-Europe Railway Express) sehingga memperlihatkan transformasi Yiwu kepada dunia.

Sejumlah media asing seperti The Manila Times, Vientiane Times, TNGlobal dari Singapura, dan FinanzNachrichten dari Jerman turut memberitakan kisah ini.

"Yiwu mewakili masa depan," ujar Alex, seorang pebisnis asal Finlandia yang telah bekerja di kota tersebut selama lebih dari satu dekade. "Dulu, orang mengira Yiwu hanya menjual komoditas kecil, namun kini merek-merek asal Yiwu sukses menembus pasar global. Inilah Yiwu yang penuh kreativitas dan semangat zaman."

Berita Terkait

Wafra Dinobatkan Sebagai World’s Best Islamic Fund Manager 2026
Shell Recharge dan SINEXCEL Jalin Kolaborasi, Bangun Laboratorium Bersama guna Mempercepat Pengembangan Teknologi Pengisian Daya EV
Bloomberg Media Bermitra Dengan Cision Untuk Mengintegrasikan Jurnalistiknya Ke Alur Kerja Komunikasi
Dataiku Luncurkan Cobuild, Agen Pembuat AI yang Mempercepat Pengembangan Proyek AI dan Memperkuat Tata Kelola
Galaxy Data Center Raih Pendanaan Strategis Tahap Awal US$250 Juta untuk Bangun Infrastruktur Komputasi Hijau Generasi Baru di Asia Tenggara
DuPont Siap Perkenalkan Inovasi Terbaru Tyvek® di Safe@Work 2026 Thailand
Lockton tetapkan Stéphane Lespérance sebagai CEO Divisi Kanada
Techman Robot Bidik Pasar Manufaktur Cerdas Asia Tenggara di Pameran Otomatisasi Thailand

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:26 WIB

Wafra Dinobatkan Sebagai World’s Best Islamic Fund Manager 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Shell Recharge dan SINEXCEL Jalin Kolaborasi, Bangun Laboratorium Bersama guna Mempercepat Pengembangan Teknologi Pengisian Daya EV

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:00 WIB

Bloomberg Media Bermitra Dengan Cision Untuk Mengintegrasikan Jurnalistiknya Ke Alur Kerja Komunikasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:54 WIB

Dataiku Luncurkan Cobuild, Agen Pembuat AI yang Mempercepat Pengembangan Proyek AI dan Memperkuat Tata Kelola

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Galaxy Data Center Raih Pendanaan Strategis Tahap Awal US$250 Juta untuk Bangun Infrastruktur Komputasi Hijau Generasi Baru di Asia Tenggara

Berita Terbaru