Soal Kebocoran Putusan MK Sistem Pemilihan Legislatif Disebut Kembali ke Coblos Partai, MK Angkat Bicara

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 29 Mei 2023 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Mahkamah Konstitusi. (Dok. Setkab.go.id)

Gedung Mahkamah Konstitusi. (Dok. Setkab.go.id)

HALLOUP.COM – Mahkamah Konstitusi angķat bicara soal dugaan kebocoran informasi putusan perkara Nomor: 114/PUU-XX/2022 terkait gugatan terhadap sistem proporsional terbuka pada UU Pemilu.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (Jubir MK) Fajar Laksono membantah dugaan kebocoran informasi putusan perkara tersebut.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima permohonan uji materi (judicial review) terhadap Pasal 168 ayat (2) UU Pemilu.

Terkait sistem proporsional terbuka yang didaftarkan dengan nomor registrasi perkara 114/PUU-XX/2022 pada 14 November 2022.

Keenam orang yang menjadi pemohon ialah Demas Brian Wicaksono (Pemohon I), Yuwono Pintadi (Pemohon II).

Baca artikel menarik lainnya di sini: MK Diminta Lakukan Investigasi Soal Kebocoran Putusan Sistem Pemilihan Legislatif Disebut Kembali ke Coblos Partai

Fahrurrozi (Pemohon III), Ibnu Rachman Jaya (Pemohon IV), Riyanto (Pemohon V), dan Nono Marijono (Pemohon VI).

Hanya satu fraksi yang menginginkan sistem pemilu proporsional tertutup yakni PDI Perjuangan.

Sementara 8 dari sembilan fraksi partai politik di DPR RI menyatakan menolak sistem pemilu proporsional tertutup.

Yakni Fraksi Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PAN, PKB, PPP dan PKS.

“Dibahas saja belum,” ujar Jubir MK) Fajar Laksono, sebagaimana dikutip dari Antara News, Senin, 29 Mei 2023.

Fajar Laksono menjelaskan bahwa berdasarkan sidang pada Selasa (23/5/2023), para pihak akan menyerahkan kesimpulan kepada majelis hakim konstitusi paling lambat pada 31 Mei 2023 pukul 11.00 WIB.

Setelah itu, tutur Fajar Laksono, majelis hakim akan membahas dan mengambil keputusan atas perkara tersebut.

“Kalau putusan sudah siap, baru diagendakan sidang pengucapan putusan,” ucap Fajar Laksono.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, putusan perkara Nomor: 114/PUU-XX/2022 belum memasuki tahap pembahasan.

Penegasan tersebut sekaligus membantah adanya kebocoran informasi putusan terkait sistem pemilu di Indonesia.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana mengklaim mendapat informasi penting.

Yaitu terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK), sistem pemilu legislatif disebut akan kembali ke sistem proporsional tertutup atau coblos partai.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

“Pagi ini saya mendapatkan informasi penting,” kata Denny Indrayana lewat cuitan di akun Twitternya @dennyindranaya, Minggu, 28 Mei 2023.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Ungguli Semua Calon Anggota DPD RI Dari DIY, GKR.Hemas Kembali Melenggang ke Senayan
Sebagai Kawasan Terpadat, Apakah Rekapitulasi Hasil Pemilu di Depok Sleman Akan Molor Lagi ?
Anies Baswedan Ungkap Kondisi Terkini Koalisi Pengusungnya Usaì Surya Paloh Bertemu dengan Presiden Jokowi
VIDEO – Sebelum Joget di Panggung di Sidoarjo, Jawa Timur, Capres Prabowo Subianto Mohon Izin ke Kiai
Prabowo Subianto Salut Puluhan Ribu Warga Jabar Setia Menunggunya Meski Hujan di Kota Bandung
Kantor PWI DIY di Jalan Gambiran 45 akan Dirobohkan, Bangun Gedung Grha Pers Pancasila 4 Lantai
Paket Press Release dengan Konten Politik, Kurang dari Rp3 Juta Mendapat Publikasi di 10 Media Online
Prabowo Subianto Tiba di Semarang Ikuti Kirab Kebangsaan, Disambut Heboh Ratusan Ribu Warga
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:55 WIB

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:46 WIB

Sebut Gagasan Awal Presiden Pertama Bung Karno, Ahok: Ibu Kota Baru Indonesia Mestinya di Kalteng.

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:23 WIB

Cuaca Hari Ini: Hujan dengan Intensitas Sedang Diprakirakan Terjadi di Kota Semarang dan Yogyakarta

Selasa, 6 Februari 2024 - 11:34 WIB

Ini yang Dilakukan Polisi Sebelum Periksa Butet Kartaredjasa, Kasus Dugaan Penghinaan Presiden Jokowi

Senin, 5 Februari 2024 - 17:32 WIB

Kadin dan BNSP Resmi Teken Nota Kesepahaman: Dorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja

Kamis, 1 Februari 2024 - 16:08 WIB

KPK Beri Tanggapan Usai Mantan Wamenkumham Eddy Hiariej Lolos dari Jeratan Hukum Kasus Korupsi

Selasa, 30 Januari 2024 - 15:03 WIB

Polisi Tangkap Pelaku di Bekasi, Tipu Wanita Malam di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta

Sabtu, 27 Januari 2024 - 16:18 WIB

TKW dari Atambua yang Bebas dari Hukuman Mati, Wilfrida Soik: Pak Prabowo seperti Malaikat

Berita Terbaru