Permintaan AI Melonjak Lebih dari 300 Kali Lipat. Zettabyte Tegaskan Pentingnya Komputasi Berkualitas dan Masa Depan AI Mandiri di Taiwan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAIPEI, 8 Juli, 2026 /PRNewswire/ — Zettabyte adalah perusahaan komputasi AI global. Di tengah lonjakan permintaan global terhadap token komputasi AI dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Zettabyte menegaskan bahwa komputasi seharusnya diukur berdasarkan kualitas kerja yang dihasilkan, bukan dari spesifikasi perangkat keras maupun tarif penggunaan per jam.

Dalam AI Server Supply Chain Seminar yang diselenggarakan oleh Industrial Technology Research Institute (ITRI) di Taipei, Zettabyte menegaskan pentingnya komputasi berkualitas sebagai standar bagi komputasi mandiri.

Didirikan pada tahun 1973, ITRI berperan penting dalam mengubah industri semikonduktor Taiwan. Selama bertahun-tahun, ITRI telah mencetak ratusan perusahaan rintisan dan spin-off, termasuk United Microelectronics Corporation (UMC) dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) yang terkenal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Keunggulan Taiwan di bidang semikonduktor dan perangkat keras kecerdasan buatan sudah tidak diragukan lagi. Mengembangkan standar yang ketat untuk mengukur komputasi adalah langkah logis berikutnya. Inilah jenis pekerjaan yang didukung oleh ITRI," kata Stephen Su, Senior Vice President ITRI.

Dengan latar belakang tersebut, Zettabyte memaparkan argumen utamanya dalam seminar yang diselenggarakan bersama ITRI: klaster komputasi seharusnya dinilai berdasarkan hasil kerja yang diberikannya, bukan berdasarkan jumlah perangkat keras yang dimilikinya.

"Selama ini, industri AI mengukur infrastruktur terutama berdasarkan dua metrik berikut: Jumlah GPU dan biaya sewa per jam. Namun tak satu pun dari kedua metrik tersebut menjawab pertanyaan utama yang terpenting bagi pelanggan," kata Jeff Lin, Direktur Eksekutif Zettabyte. "Pelanggan berbayar ingin mengetahui seberapa besar AI ‘bermanfaat’ yang dihasilkan oleh GPU dan memiliki cara yang andal untuk mengukurnya. Perselisihan yang terjadi belakangan ini menyoroti kesenjangan yang telah lama berkembang antara harapan konsumen dan biaya sebenarnya dalam menyediakan inferensi AI."

zSUITE mengukur seberapa besar komputasi yang benar-benar bermanfaat yang dihasilkan oleh klaster GPU, sehingga operator dapat melihat kesenjangan dalam hal keandalan dan efisiensi yang menyebabkan kenaikan 15 persen dari total biaya.

Berinvestasi Pada Masa Depan AI Mandiri di Taiwan

Zettabyte tengah mempercepat lisensi perangkat lunak bagi platform zSUITE untuk penggunaan mandiri di Taiwan dan menjalin kerja sama dengan ITRI maupun sejumlah universitas terkemuka di Taiwan yang memiliki program AI dan laboratorium riset. Bagi Zettabyte, program ini adalah investasi terhadap SDM infrastruktur AI generasi berikutnya dan kontribusi untuk mempertahankan kepemimpinan Taiwan dalam ekosistem AI global. Dengan menyediakan perangkat pengukuran yang sama seperti yang digunakan di lingkungan produksi kepada berbagai lembaga riset dan universitas di Taiwan, Zettabyte ingin membantu membangun keahlian lokal yang menjadi dasar infrastruktur AI mandiri.

Tentang Zettabyte

Zettabyte adalah perusahaan komputasi AI global yang berfokus pada penyediaan komputasi berkualitas tinggi dan terukur. Melalui platform zSUITE miliknya, Zettabyte memungkinkan perusahaan memvisualisasikan data, komputasi, dan goodput untuk meningkatkan keandalan, kesiapan, observabilitas, transparansi biaya, dan hemat energi di lingkungan infrastruktur AI.

Tentang ITRI

ITRI adalah lembaga penelitian teknologi terapan terkemuka di dunia yang memiliki lebih dari 6.500 karyawan. Misi ITRI adalah mendorong perkembangan industri, menciptakan nilai ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan sosial melalui penelitian dan pengembangan teknologi.

Berita Terkait

Partisipasi IX di Ajang IPVS 2026: Mempelajari Aspirasi Global, Bermitra guna Mendorong Pencegahan HPV
3TREES Perkenalkan Solusi Pelapis Bangunan yang Ramah Lingkungan di Ajang Big 5 Construct Kenya, Perluas Pasar di Afrika Timur
HUAWEI WATCH D3 Debut di Ajang ISH-ECS 2026, Hadirkan Teknologi Pemantauan Tekanan Darah untuk Aktivitas Sehari-hari
XCMG Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM “Belt and Road” dengan Meluncurkan Program Pendidikan bagi Mahasiswa Uzbekistan dan Indonesia
GTN dan AmInvestment Bank memperluas akses pasar bagi para investor Malaysia
EDC dan EFA menandatangani Memorandum of Understanding untuk memperdalam hubungan perdagangan dan investasi Kanada-Australia
BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™
Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Partisipasi IX di Ajang IPVS 2026: Mempelajari Aspirasi Global, Bermitra guna Mendorong Pencegahan HPV

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:41 WIB

3TREES Perkenalkan Solusi Pelapis Bangunan yang Ramah Lingkungan di Ajang Big 5 Construct Kenya, Perluas Pasar di Afrika Timur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:35 WIB

HUAWEI WATCH D3 Debut di Ajang ISH-ECS 2026, Hadirkan Teknologi Pemantauan Tekanan Darah untuk Aktivitas Sehari-hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:19 WIB

XCMG Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM “Belt and Road” dengan Meluncurkan Program Pendidikan bagi Mahasiswa Uzbekistan dan Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:30 WIB

GTN dan AmInvestment Bank memperluas akses pasar bagi para investor Malaysia

Berita Terbaru