YOGYARAYA.COM – Di hadapan para ulama, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto bercerita mengenai proses bagaimana dirinya membuat buku.
Menteri Pertahanan RI ini mengatakan jika dirinya terus belajar untuk membuat buku yang dapat menarik minat pembaca.
“Saya bikin buku, berapa buku saya buat. Saya bikin buku menurut saya buku itu bagus.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi nggak laku. Saya belajar lagi, bikin buku lagi. Tapi saya belajar sekarang”.
“Bikin buku jangan terlalu njelimet. Bikin buku harus banyak gambarnya,” ucap Prabowo.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Didoakan jadi Presiden oleh Warga Saat Ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanudin
Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-III di Jakarta, Sabtu (2/12/2023).
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Lebih lanjut, Prabowo turut mengemukakan alasan dirinya yang ingin berbakti kepada negara.
Ia paham apa yang sedang terjadi kepada bangsa Indonesia dan potensi ancaman yang akan dihadapi di kemudian hari.
Lihat juga konten video, di sini: Calon Presiden Prabowo Subianto Salut dengan Rakyat Banten, Sebut yang Tak Mungkin jadi Mungkin
Untuk itu, jika rakyat memberinya mandat, dirinya akan segera bekerja untuk bangsa dan negara.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Karena itu kita terus berjuang. Saya lihat masalahnya masih sama, ya.”
“Masalahnya adalah kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia,” kata Prabowo.
Mukernas III MUI dihadiri oleh MUI Pusat dan MUI Provinsi di seluruh Indonesia.
Hadir Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Wakil Ketum KH Marsudi Syuhud, Buya Basri Barmanda dan Sekjen Buya Amirsyah Tambunan.***









